Showing posts with label Series. Show all posts
Showing posts with label Series. Show all posts

Yang Ditonton di Bulan Januari

Thursday, February 10, 2022


Holaaa~~ tadinya mau ngepost What Happened in January kan, terus kok ternyata daftar tontonan aku di bulan Januari kemarin banyak banget wkwkwk. Jadi kayaknya mending dipisah deh, kalau enggak nanti What Happened in January isinya tontonan doang hehehe…

Maklum lah yaa namanya juga lagi nganggur, jadi sebelum sibuk nyusunin CV sama portfolio lagi, aku beneran kerjaannya cuma nonton, nonton dan nonton wkwk.

Dihitung-hitung nih, aku ngabisin 6 judul film dan 4 judul series lho, sebulanan Januari kemarin! Kaget sendiri aku juga wkwk. Biar enak, aku pisah aja yang dibahas duluan yang filmnya deh yaa…
Read More

Dari The Journalist Kita Belajar...

Wednesday, February 2, 2022


…kalau politik itu mengerikan.

Wkwkwk mohon maap judulnya. Mau ngingetin aja kalau kita bisa belajar bukan cuma dari influencer yang kadang suka blunder juga tapi bisa juga dari dorama 😊

Kalau kemarin buat Doramatalk udah ngomongin drama yang cukup ringan, sekarang drama yang mau aku bahas nih agak berat. Temanya, seperti yang udah aku singgung di atas, tentang politik. Lebih spesifiknya lagi, the corrupt ones.
Read More

Saiai: Cerita Tentang Orang Tersayang

Thursday, December 30, 2021


Dari pertama aku lihat poster ini, aku mikir "wah indah banget posternya" terus pas ngeh arti judulnya "Saiai" adalah "beloved" aku makin terkagum-kagum sama posternya. Kayak kelihatan aja gitu orang-orang di poster ini lagi memandang their beloved gitu.

Tapi kebayang enggak, dengan tema begitu, genre utama Saiai malah suspense dan mystery, dengan selipan romance dan drama. Premisnya kira-kira kayak gini, apa yang akan terjadi ketika kamu ketemu first love kamu 15 tahun kemudian, bukan sebagai teman biasa, melainkan sebagai detektif dan tersangka kasus pembunuhan?

Pusing enggak? 😂😂
Read More

Alice In Borderland, Not In Wonderland?

Sunday, January 10, 2021


Ya ampun maafkan aku guys ngasih judul garing banget 😔

Bulan Desember kemarin girang banget rasanya pas Netflix ngeluarin trailer Alice in Borderland. Ada beberapa alasan yang bikin aku girang tentu saja.
Read More

Devilman Crybaby is Prove That Human Can Be Truly Evil

Sunday, October 11, 2020


Sebelumnya, mari menghela nafas dulu, hhhhhhh...

Jaman kecil dulu, nonton anime biasanya cuma di hari Minggu, buat namatin satu judul pasti makan waktu berbulan-bulan karena nontonnya on-going seminggu sekali. Tapi setelah kenal nonton anime lewat hasil download atau di web streaming, dan sekarang Alhamdulillah udah nonton anime lewat Netflix ahahaa songong dasar, rasanya enggak pernah aku namatin anime sampai berminggu-minggu, apalagi kalau episodenya cuma sedikit.

TAPI INI ENGGAK BERLAKU KE DEVILMAN CRYBABY!!

Jumlah episode Devilman Crybaby boleh cuma sepuluh, durasi per-episode pun masih sama kayak anime pada umumnya 25 menitan udah berikut opening and credit song. Tapi aku ngabisin anime ini bisa sampai dua mingguan, capek banget sumpah nontonnya.
Read More

Top 5 Thursday: Game Of Thrones Episodes That Broke My Heart

Thursday, March 7, 2019


Berhubung dua hari belakangan ini diserang habis-habisan sama konten Game Of Thrones—mulai dari edisi spesial majalah Entertainment Weekly dilanjut official trailer season 8 alias finale season—yang tentu aja bikin mabok yaa huhuhu, jadi aku memutuskan untuk menulis sesuatu tentang the most epic TV series ini. Sekalian kan menyambut finale season yang bakal mulai tayang tanggal 14 April nanti. Cant hardly wait! 

Terus kenapa kok yang dibahas malah episode yang bikin patah hati? Ya karena aku tahu aku bakal banyak patah hati di season 8 nanti, jadi tulisan ini semacam latihan mental menghadapi episode-episode penuh broken heart yang akan segera dimulai bulan depan hahaha. Kebetulan aku juga lagi marathon rewatch dari season satu nih, jadi sekalian deh bahas yang udah lewat hahaha. 

Semua penonton Game Of Thrones mungkin punya kesamaan ya, patah hati pertama kita adalah saat Ned Stark dieksekusi di depan masyarakat Westeros dan dilihat oleh kedua putrinya. Bohong deh kalau enggak patah hati pas episode ini, di mana orang yang kita pikir adalah pemeran utama, yang akan mengubah segalanya, malah mati duluan begitu aja dan tanpa ada perlawanan. Reaksiku pas nonton episode ini bengong sampai credit title berjalan kayak baru disadarin “kok gini sih?” hahaha. Dari sini lah kita semua disadarkan kalau Game Of Thrones ini bukan serial kolosal biasa. 

Warning buat yang sama sekali belum pernah nonton serial Game Of Thrones tapi berniat mulai nonton, atau yang lagi nonton tapi masih di season-season awal, ini bakalan jadi major spoiler lho yaa. Jadi kalau memang enggak mau kena spoiler, yes you’ve been warned hahaha. 

By the way aku enggak ngurutin dari least broken heart to most broken heart karena semuanya bikin patah hati hahaha, jadi aku urutin berdasarkan season dan episode-nya saja. So, this is the top 5 Game Of Thrones episodes that broke my heart:
Read More

Sky Castle, When Education Is The Most Important Thing Your Parents Worry About

Saturday, February 16, 2019


Timeline twitter-ku sejak awal Januari (atau sejak Desember ya?) rame sama tweet atau retweetan yang ngomongin Sky Castle. Dan sebagai orang yang jarang banget nonton drama Korea, aku tadinya biasa aja. Tiap lihat tweet tentang Sky Castle ya dilewat aja gitu. Enggak penasaran sama sekali, terlebih pemainnya enggak ada yang familiar di mataku haha.

Sampai akhirnya akun @WatchmenID pun ngetweet tentang Sky Castle juga. Jarang-jarang kan ini akun bahas drama Korea. Dari sini mulai penasaran, baca sinopsisnya kok menarik yaa? Terus ternyata di waktu yang hampir sama, temanku cerita kalau dia lagi nonton Sky Castle dan katanya rame banget. Dia juga bilang kayaknya aku bakalan suka. Ya udah deh, berhubung pas itu episode-nya udah banyak (tinggal tiga atau dua episode terakhir kalau enggak salah) jadi aku cobain ikut nonton deh.

DAN TERNYATA MEMANG BAGUS BANGET DONG!!!

Sky Castle bercerita tentang kehidupan para keluarga kalangan atas yang tinggal di komplek perumahan elit bernama Sky Castle. Rata-rata yang tinggal di komplek Sky Castle adalah keluarga para professor dengan latar belakang keluarga yang juga bagus. Tentu saja mereka menjunjung tinggi yang namanya pendidikan untuk anak-anak mereka. Yak betul sekali, drama isinya para orang tua ambisius yang akan melakukan apa saja demi anak-anaknya bisa masuk universitas ternama di Korea atau bahkan di dunia.
Read More

Top 5 Thursday: Favorite Series I Watch in 2018

Thursday, December 27, 2018



Akhirnya setelah berjuta tahun lamanya, aku kembali dengan postingan Top 5 Thursday! Yeaay!! Sebenarnya dari awal aku ngeblog di sini, aku punya tema Top 5 Thursday tapi kayaknya baru bikin beberapa postingan aja hehehe. Dan mumpung ini bulan Desember, sekalian aja Top 5 Thursday ini aku gunakan sebagai rekap tontonan aku selama 2018, aku bagi dua jadi serial dan film. Berhubung kayaknya aku enggak akan mulai nonton serial baru lagi, jadi serial duluan yang dibahas deh. 

Tahun ini aku cukup banyak nonton serial dibanding tahun lalu, walaupun kalau dibandingin sama jumlah yang ditonton para pecinta serial yaa termasuknya pasti sedikit hehe. Aku bukan tipe orang yang langsung nonton serial baru tiap serial sebelumnya tamat, soalnya capek hehe. Dan aku enggak suka nonton serial yang masih on going, enggak suka dibikin nunggu dengan rasa penasaran, jadi aku bakal nonton kalau episodenya udah lengkap. 

Oh, by the way ada sembilan judul serial yang aku tonton sepanjang tahun ini; Crisis: Special Security Squad (10 episode), Revolutionary Love (16 episode), Border (9 episode + 1 special episode), Hwayugi (20 episode), Unnatural (10 episode), Anone (10 episode), Final Fantasy XIV: Dad of Light (7 episode), Hana Nochi Hare (11 episode), The End of The F***ing World (8 episode). Dan sebenarnya ada dua judul lagi yang aku tonton tapi sayangnya enggak aku tamatin karena bosan hehe. 

Daaan… kesembilan serial yang udah aku tamatin ini semuanya baguuus. Ya iyalah kalau enggak bagus sih enggak akan tamat nontonnya hahaha. Agak susah cuma milih lima tapi males juga kalau bahas semuanya sekaligus hahaha. Oh satu lagi, serial yang aku sebut di sini adalah serial yang aku tonton di tahun 2018, bukan yang tayang di tahun 2018 karena beberapa judul udah rilis sejak bertahun-tahun yang lalu. So here we come, Top 5 series I watched this year! 

Read More

Unnatural, a Touching and Heart Warming Investigation Drama

Friday, March 30, 2018

picture from asianwiki

Sebagai penikmat segala macam genre drama/film (kecuali horror dan thriller), salah satu genre yang paling aku suka adalah crime atau investigation drama atau bahasa simpelnya drama detektif-detektifan haha. Entah sejak kapan aku suka banget nonton drama bergenre ini, terutama yang berasal dari Jepang. Mungkin kebawa karena dari kecil aku suka baca Detektif Conan? Bisa jadi. Atau kebetulan crime drama yang selama ini kutonton memang bagus-bagus? Ini lebih oke sih, alasannya hehehe. Apa ya, aku tuh suka banget kalau diajak tegang setiap nonton serial hahaha. Dan biasanya aku bakalan senang dan makin terpacu adrenalin kalau ternyata tebakanku malah salah. Kenapa? Itu berarti alur ceritanya enggak ketebak kan, seenggaknya sama orang yang otaknya suka absurd kayak aku hahaha. 

Nah bulan ini aku baru ketemu satu drama yang menurutku baguuuusss banget banget banget. Bahkan aku udah nobatin drama ini sebagai drama terbaik yang aku tonton tahun ini, so far sih karena kan ini masih bulan ketiga hahaha. Sebuah drama dari Jepang berjudul Unnatural. Dan ini pertama kalinya aku nonton crime drama yang fokus di tim forensik and I’m so in love with this drama dan segala detail yang ada di dalamnya. 

Menceritakan Misumi Mikoto (yang diperankan oleh mbak idolaku, Ishihara Satomi), seorang ahli patologi yang bekerja di UDI (Unnatural Death Investigation) Lab. Tentu saja Mikoto enggak bekerja sendirian di UDI ini, ada rekan-rekan kerjanya Mikoto yang enggak boleh kelewat disebut dong, Nakado Kei (Iura Arata) si judes yang udah jauh lebih senior dari Mikoto, Shoji Yuko (Ichikawa Mikako) yang jadi partner kerja sekaligus partner lawaknya Mikoto, si anak magang Kube Rokuro (Kubota Masataka), dan si Pak Direktur UDI Lab Kamikura Yasuo (Matsushige Yutaka). Pekerjaan mereka adalah menginvestigasi kematian-kematian yang dianggap enggak natural alias kematian yang enggak wajar mungkin ya? Dan yang mereka kerjakan tuh bukan cuma sebatas membedah mayat dan mencari tahu penyebab kematiannya aja, mereka kadang ikutan jadi detektif buat nyari apa yang terjadi di balik kematian orang-orang ini. 
Read More

Story From Hawkins, 1984 (Stranger Things Season Two Review)

Saturday, February 10, 2018

SPOILER ALERT 

Siapa yang udah nonton Stranger Things season kedua? Hah, apa? Season satu aja belum nonton? Wow, ke mana aja anda? Hehehe maaf aku nyebelin. Tapi beneran deh, kalau kalian belum mulai nonton series ini, segeralah mulai nonton. Ini serial bagus banget banget banget, terutama buat yang suka sci-fi dan misteri. Mumpung masih dua season, belum keteteran banget lah, kalau mau ngejar hehehe.

Btw, bisa baca review season satunya DI SINI kalau mau.

Setting cerita season dua berjarak satu tahun dari season sebelumnya dan masih di Hawkins. Inget kan di season satu, our Will Byers akhirnya berhasil diselamatkan dari Upside Down dan sebagai gantinya Eleven yang menghilang? Siapa yang waktu enggak sabar nungguin season dua cuma buat tahu ke mana Eleven pergi sebenarnya?

Cerita season dua dimulai dari Mike Wheeler yang lagi nyolong uang dari celengan Nancy sebelum ketahuan dan terjadi adegan kejar-kejaran kakak-adik yang dari dulu jarang akur ini. Pas lihat di trailer, aku pikir Mike kabur buat nyari Eleven, ternyata jeng jeng... dia cabut buat main arcade sama gengnya krik krik...

Tapi di sinilah keanehan mulai terjadi. Will belum terbebas sama sekali dari Upside Down. Dia bisa tiba-tiba terasing dari dunianya dan masuk ke Upside Down lagi dan melihat makhluk besar mengerikan di langit Hawkins. Will sering dapet mimpi buruk atau penglihatan soal makhluk ini. Dan yang lebih horor lagi, makhluk ini berusaha memperdayai orang-orang lewat tubuh Will. Pokoknya Will jauh lebih kasihan daripada waktu dia dikejar-kejar di Hawkins, mana di sekolah dia dikatain zombie boy terus. Selain dari Will, keanehan lainnya juga terjadi di Hawkins, kayak perkebunan labu dan pohon-pohon di hutan yang tiba-tiba membusuk secara misterius. Memang yaa, Duffer Brothers enggak ngasih jeda buat penghuni Hawkins merasakan damai sebentar aja huhuhu.

Read More

Back to the 80's With Stranger Things

Wednesday, October 5, 2016




Hari Jumat satu minggu yang lalu, aku melakukan sebuah kenekatan. Di hari kerja—karena Sabtu aku MASIH ngantor—aku nekat enggak tidur sebelum namatin Stranger Things. Aku enggak peduli besoknya ngantuk-ngantuk di kantor, atau enggak konsen kerja, bodo amat yang penting malam itu juga aku namatin Stranger Things. Pantang tidur sebelum tamat! Hahaha.

Kenapa sih, bela-belain banget? Emangnya seseru itu yah?

Iyah, Stranger Things seseru itu! Bahkan lebih seru dari seseru itu versi kalian. Hahaha maaf aku hiperbola, tapi emang menurutku, Stranger Things itu seru banget banget banget! Dan udah lama aku enggak se-excited ini nonton serial. Even pas pertama kali nonton Game of Thrones pun kayaknya enggak seheboh ini deh :p Aku rela deh menenggak dua gelas kopi besok paginya demi malam ini juga namatin Stranger Things season 1. And I need the second season like right now!!



Stranger Things official poster | image from google

Stranger Things season 1 ini bertempat di sebuah kota fiktif bernama Hawkins di tahun 1983. Ceritanya tentang teror dari makhluk misterius yang ‘menculik’ penduduk Hawkins. Korban pertamanya adalah Will Byers, seorang anak dua belas tahun anggota science klub di sekolahnya. Dia diculik setelah pulang dari rumah temannya, Mike Wheeler, dan baru ketahuan keesokan paginya setelah Ibu dan kakaknya enggak menemukan Will dimana-mana. Polisi setempat yang dipimpin oleh Chief Jim Hopper pun mencari-cari Will dengan dibantu beberapa warga. Tapi Will tetap enggak ketemu.

Sementara ketiga sahabat Will; Mike, Lucas dan Dustin ikut mencari-cari Will. Walaupun dilarang keluar rumah malam-malam oleh orangtua mereka, tiga anak bandel tapi jenius ini tetap nekat keluar rumah untuk mencari Will. Bukannya ketemu Will, mereka malah ketemu seorang anak perempuan aneh yang mengaku namanya adalah Eleven. Kemudian dia ditampung di ruang bawah tanah rumah Mike tanpa sepengetahuan orangtuanya. Dan ternyata (dengan cara yang misterius juga) Eleven tahu tentang Will dan bisa membantu Mike dan teman-temannya menemukan Will. Dan dimulailah petualangan Mike, Lucas, Dustin dan Eleven mengungkap misteri yang meneror kota mereka. Keseruan lainnya silahkan ditonton sendiri yaa, biar enggak spoiler :p

Read More