Showing posts with label Komik. Show all posts
Showing posts with label Komik. Show all posts

Cross Manage: A Boy in a Girl's Club

Tuesday, April 13, 2021


Dari beberapa tahun yang lalu, aku sering penasaran "ada enggak sih, sport manga yang ceritanya tentang tim olah raga perempuan?" mengingat sport manga yang selama ini populer (dan enggak terlalu populer juga) mostly nyeritain tim laki-laki.

Yaa di sport manga juga kadang ada tim perempuan, tapi kayak cuma jadi cameo aja. Bahkan di Haikyuu yang punya banyak karakter perempuan keren pun, tim perempuannya cuma sedikit dibahas.

Saking penasarannya nih, aku pernah googling dengan berbagai macam keyword dan enggak nemu yang aku harapin. Bahkan ada keyword yang sama sekali enggak ada hasilnya di Google wkwkwk. Yaa ada sih, cerita shojo manga yang karakternya aktif dalam klub olah raga, tapi yaa gitu tema shojo kebanyakan nyeritain romance jadi jarang fokus sama kegiatan si karakternya.

Yang aku mau tuh, yang nyeritain perkembangan si karakter dari zero ke hero. Kayak sport manga pada umumnya aja, cuma karakter utamanya perempuan. Karena olah raga kan, bukan cuma dunianya laki-laki yaa?
Read More

Scrambled, A Simple And Heartwarming Story

Sunday, January 24, 2021


Bukan, bukan... bukan mau ngomongin scrambled egg wkwkwk iseng aja pakai gambar covernya scrambled egg. Aku mau ngomongin Scrambled yang adalah judul salah satu komik favoritku yang dibuat oleh Rosalina Lintang.

Udah lama enggak ngereview buku jadi aku mau review komik yang belakangan sering bikin aku senyum-senyum.

Jadi aku pernah bilang kalau aku lagi catch-up sama komik-komik buatan pengarang lokal kan, dan tahun lalu aku cukup banyak baca komik lokal dan salah satunya adalah Scrambled ini yang sebenernya aku udah follow pengarangnya sejak lama di Instagram. Lupa dulu nemu akunnya Mbak Lintang gara-gara apa, tapi yang jelas aku sukaaaa banget sama gambar-gambar buatannya dia. Dan akhirnya tahun lalu aku resmi baca komiknya Mbak Lintang yang udah dibukukan deeeh.
Read More

Kageyama Nice Serve!

Sunday, July 12, 2020


If you read or watch Haikyuu!! you must be familiar with the title of this post hehe. Kalimat yang enggak kehitung banyaknya dan kayaknya selalu keluar di setiap chapter atau episode Haikyuu!! barengan sama kalimat-kalimat pemberi semangat lainnya. Aku enggak hapal sih di olah raga lain tuh sering diseruin kalimat-kalimat sejenis apa enggak, tapi kayak enggak sesering di Haikyuu!! enggak sih?

Eh, btw ini bukan mau bahas kalimat penyemangatnya doang sih, iseng aja tiba-tiba kepikiran bikin judulnya itu haha. Yes, akhirnya aku bakal ngebacot full tentang Haikyuu!! di sini hahaha!

Q: Kenapa di judul cuma nyebut Kageyama? Pemeran utama di Haikyuu!! kan Hinata?
A: Ya suka-suka gue lah, mau Hinata kek, Kageyama kek, blog gue ini >.<

Hahahahaha bercanda-bercanda!

Uh gimana yaa kalau kalian baca atau nonton Haikyuu!! (dan kemungkinan besar kalian akan attached banget sama karakter-karakternya) kalian bakal bingung siapa yang paling kalian suka di Haikyuu!! haha. Aku pakai Kageyama di judul karena hmmm entahlah belakangan ini lagi paling sayang aja sama Kageyama huhuhu…

Oh ya, sebelum lanjut aku mau ingetin buat yang belum baca atau mungkin cuma nonton animenya, kemungkinan ini bakal spoiler banget ke bawah-bawahnya. You’ve been warned jadi jangan ngomel yaa kalau kena spoiler ehehehe.


Haikyuu!! ditulis dan digambar oleh Furudate Haruichi. Chapter pertamanya terbit di majalah komik Weekly Shonen Jump tanggal 20 Februari 2012. Udah 8 tahun perjalanan dan udah terbit sebanyak 43 volume atau 384 chapter. Dan chapter yang belum ada tankoubonnya sampai chapter 400. Dan baru dapet kabar katanya Haikyuu!! bakal berakhir di chapter 402 aaaaahh sediiih enggak rela pisah sama anak-anak voli kesayangan :((

Cerita Haikyuu!! (versi komik maupun anime) dibuka oleh Hinata Shoyou kecil yang enggak sengaja melihat pertandingan voli SMA Karasuno di tivi dan seketika dia terinpsirasi untuk bermain voli setelah melihat pemain andalan SMA Karasuno yang dijuluki “Raksasa Kecil”. FYI pemain voli biasanya tinggi-tinggi, jadi bagi anak bertubuh kecil kayak Hinata, melihat seorang bertubuh kecil tapi jadi pemain andalan di tim voli, tentu saja langsung memotivasi dia.

Dan cerita langsung berlanjut saat Hinata kelas 3 SMP dan akan mengikuti turnamen untuk pertama kalinya. Bukan cuma pertama kali ikut turnamen, bahkan ini bener-bener pertandingan pertama Hinata dan tim voli SMP Yukigaoka. Dua orang pemainnya malahan cabutan dari klub lain karena tim voli SMP Yukigaoka memang kekurangan pemain. Enggak heran Hinata sebagai kapten sampai gugup dan bolak-balik ke toilet. Dan seolah enggak cukup, lawan mereka di pertandingan itu adalah SMP Kitagawa Daiichi yang disebut-sebut sebagai tim yang kuat dengan kapten mereka Kageyama Tobio yang dijuluki “Raja Lapangan”.

Singkatnya, tentu saja tim Hinata kalah telak dari tim Kageyama. Tapi Kageyama sadar Hinata bukan sembarang pemain yang mudah dilupakan. Hinata yang bertubuh kecil bisa berlari dengan cepat dan melompat sangat tinggi. Dia bisa lihat Hinata punya potensi lebih di voli. Hinata pun enggak semudah itu menyerah, selesai pertandingan, dia mengkonfrontasi Kageyama dan berteriak dengan lantangnya “Aku akan mengalahkanmu!”


Dan…


Mereka pun bertemu lagi…


Di SMA Karasuno…


IYAA MEREKA SAMA-SAMA MASUK SMA KARASUNO KAN KALIMAT “AKU AKAN MENGALAHKANMU!” ITU JADI LAWAK WEEEYY!!

Yak pemirsa, begitulah cerita pertemuan kedua protagonis kita ini. Sebenernya kalau lihat dari cover komik pertamanya juga ketahuan sih mereka bakal satu tim cuma tetep pas baca aku ikutan kaget sama kedua bocah ini hahaha! 

Apakah mereka kemudian langsung berteman setelah ketemu di SMA? Ooh jangan khawatir, tentu saja tidak! Hahaha… hari pertama mereka masuk tim voli, mereka sibuk ribut bisa saling mengalahkan satu sama lain, sampai diingatkan para senior pun enggak didengar. Kaptennya udah bilang “Kalian sekarang bukan lawan, ayo berteman” tetep enggak didengar! Asik aja membuktikan diri tanding voli berdua sampai bolanya mengenai wakil kepala sekolah… dan akhirnya mereka dihukum sama kapten, enggak boleh gabung tim voli kalau belum berteman. Konyol banget emang ini berdua.


So, this is our protagonist. Sebelah kanan yang rambut oranye adalah Hinata Shoyo, si kecil yang lincah dan punya lompatan yang memukau. Yang terinspirasi bermain voli karena melihat si "Raksasa Kecil". Karena badannya yang kecil dan mukanya yang imut dia sering banget dikira anak SD, dan biasanya dia marah-marah kalau ada yang bilang begitu haha. Hinata punya sifat yang ceria dan easy going, mudah banget akrab sama orang yang baru dia kenal. Dan karena jarak antara rumah ke sekolahnya jauh banget dan harus melewati gunung, Hinata pun terbiasa menggowes sepeda selama 30 menit untuk ke sekolah. Karena itulah dia punya stamina yang luar biasa, enggak ada capek-capeknya. Kayak kata Yamaguchi: Aku yang capek lihat dia gerak hahaha.

Satunya lagi yang rambut hitam adalah Kageyama Tobio. Dia punya tubuh yang tinggi untuk anak seumurannya (kelas 1 SMA udah 180 cm) dan dasarnya memang berbakat di voli. Mungkin sekilas Kageyama kayak kebalikannya Hinata, dengan muka yang memang hampir selalu cemberut dan terlihat arogan. Tapi jangan tertipu saudara-saudara... dia kalau lagi marah-marah sama berisiknya kayak Hinata kok hahaha. Dan Kageyama sebenarnya enggak arogan kayak kelihatannya, dia cuma enggak terbiasa mengekspresikan apa yang ada di kepalanya ke orang-orang sekitarnya. Sama teman-teman dan para kakak kelasnya di Karasuno, pelan-pelan Kageyama mulai bisa mengekspresikan dirinya sendiri.

Dengan kehebatan toss dari Kageyama dan kemampuan Hinata untuk berlari kencang dan melompat tinggi, mereka lalu menemukan cara menyerang super cepat yang dijuliki serangan duo orang gila karena beneran gila cepatnya tahu-tahu bola udah di-spike sama Hinata! Dari sinilah dinamika hubungan Hinata dan Kageyama mulai semakin berkembang dan menarik banget buat disimak.

SMA Karasuno, saat Hinata dan Kageyama masuk, dijuluki sebagai gagak yang enggak bisa terbang. Tim voli mereka pernah sangat kuat, bertanding di kejuaraan nasional, tapi sekarang mereka hanya tim yang bahkan pelatih pun enggak punya. Kehadiran anak-anak kelas satu: Hinata, Kageyama juga Yamaguchi dan Tsukishima, serta pelatih baru mereka Ukai Keishin (yang adalah cucu dari mantan pelatih Karasuno di masa berjaya dulu) memberi harapan baru untuk para kakak kelas 2 dan 3 yang sedang membangun lagi impian SMA Karasuno untuk bertanding ke kejuaraan nasional.

 
Sekarang ayo kita bahas anak-anak Karasuno lainnya selain Hinata dan Kageyama! Enggak cuma dua karakter utama aja lho yang menarik di sini, teman-teman satu tim mereka beserta para manajer, pelatih dan guru pembimbing juga semua karakternya menarik dan mudah untuk disayangi huhuhu.

Mulai dari rombongan anak kelas 3 dulu. Kapten sekaligus Wing Spiker, Sawamura Daichi dengan jersey no.1, orang yang sangat caring dan mengayomi timnya, tapi kalau dia udah marah, udah deeh merindiiing semua! Jersey no.2 dengan posisi Setter, Sugawara Koushi atau panggilannya Suga pacar aku yang senyumnya bisa membangkitkan semangat teman-teman satu timnya. No.3 yang juga Ace, Azumane Asahi yang dari tampang sih terlihat gahar tapi hatinya sangat hello kitty huhu. Dan kelas tiga yang terakhir, enggak punya nomor punggung, Shimizu Kiyoko sang manajer yang cantik dan pemalu tapi sangat perhatian sama tim voli Karasuno. Katanya dukungan dari Kiyoko setara dukungan 1000 orang hahaha.

Dari kelas dua ada yang katanya calon Ace, Tanaka Ryunosuke si no. 5 yang sukanya ngajak ribut semua orang hahaha. Tapi sebenarnya Tanaka ini best senpai banget! Dia selalu dukung dan suka belain adik-adik kelasnya, and he has a really cool sister! Lalu ada sang libero, si no.4 Nishinoya Yu yang lebih kecil dari Hinata tapi super lincah dan enggak bisa diem! Berdua sama Tanaka dia suka banget memuja-muja Kiyoko. Lanjut ke no. 6 yang disebut-sebut sebagai calon pengganti Daichi, Ennoshita Chikara, bosanya anak-anak kelas dua kalau kata kakaknya Tanaka. Kelihatannya pendiam tapi kalau udah nyekit orang jago banget hahaha. Dan ada dua orang lagi yang sering dilupakan, no. 7 Kinoshita Hisashi dan no. 8 Narita Kazuhito. Mereka memang agak jarang disorot di awal-awal, tapi di arc Nationals mereka semakin banyak berperan lho. Oh iya, Ennoshita, Kinoshita dan Narita pernah kabur dari latihan voli pas kelas 1 karena Pelatih Ukai (yang senior) latihannya strict banget, tapi akhirnya mereka balik lagi ke tim.

Teruuus sisa anak kelas satu selain Hinata dan Kageyama! Ada Tsukishima Kei, dengan jersey no. 11 dan punya badan yang luar biasa tinggi (baru kelas 1 SMA udah nyaris 190 cm). Chapter-chapter awal rada nyebelin emang, karena dia sangat salty hahaha tapi yaa namanya juga tak kenal maka tak sayang dong hahaha. Lalu di no. 12 ada sahabatnya Tsukki, Yamaguchi Tadashi yang sekilas enggak kelihatan menonjol tapi sebenernya dia belum terlalu mengasah kemampuannya aja. Pssst Yamaguchi nantinya jadi kapten yang bisa naklukin 3 monster anak kelas 1 lainnya hehehe. Dan terakhir, kesayangan anak-anak tim voli Karasuno doong... si manajer kecil, Yachi Hitoka. Lucuuu banget anak ini, suka gugup tanpa sebab dan overthinking parah hahaha tapi dia sangat berdedikasi juga buat tim sampai begadang bikinin poster buat penggalangan dana biar timnya bisa ikut camp latihan ke Tokyo.


Pemain dan manajer udah, tentu saja kita enggak boleh lupa sama pelatihnya tim voli Karasuno doong, Ukai Keishin yang rambutnya pirang dan pakai bando. Tampilannya memang sepintas nyeremin (di versi anime Yachi sempat takut lihat dia) dan kayaknya cara dia melatih pun mirip-mirip kakeknya, rada strict tapi yang memicu semangat para anggota tim gitu lho. Dan satu lagi, yang berkacamata adalah Pak Takeda Itettsu (atau Take-chan kalau ngikutin Tanaka), guru pembimbing tim voli yang awalnya enggak paham apa-apa soal voli. Tapi berkat keberadaan Take-chan lah Karasuno bisa ikut latih tanding sama tim-tim kuat bahkan kembali menjalin persahabatan sama rival abadi mereka, SMA Nekoma.

Selain itu, Karasuno juga punya sekelompok orang yang selalu berusaha buat nonton setiap pertandingan dan ngasih dukungan buat mereka. Ada Shimada dan Takinoue yang merupakan alumni Karasuno juga angkatannya Ukai, kakaknya Tanaka yang keren banget Tanaka Saeko, dan kakaknya Tsukki yang beda banget sama adiknya Tsukishima Akiteru. Jangan lupakan juga Ukai Sr. yang juga pernah melatih Hinata sebentar.

Terus ditanyain, siapa karakter favorit kamu di Karasuno? Aaaaah aku mendingan ngubur diri aja deh hahaha sayang sama semuanyaaa... tapi yaaa paling sayang sama kedua setter-nya Karasuno ini sih ehehe.


Dari awal aku memang langsung sukanya sama Suga sih, soalnya dia terlihat sangat soft ahahaha walaupun aslinya kadang jahil juga. Seiring berjalannya cerita, aku makin makin suka sama karakter Suga dan Kageyama. Sebagai anak kelas 3, Suga enggak keberatan ngasih posisinya sebagai setter inti ke Kageyama karena dia berpikir dengan begitu maka Karasuno akan semakin kuat. Dia enggak keberatan duduk di bench, jadi cadangan pengganti kalau Kageyama capek atau cedera.

Aku juga merasa perubahan sifat Kageyama selama di SMA cukup terpengaruh dari Suga. Kageyama bisa menyadari betapa pentingnya membangun hubungan dan kerjasama antara setter dan spiker, juga cara berkomunikasi dengan teman-teman satu timnya, aku merasa ada peran Suga di sana. Walaupun secara teknik Kageyama lebih hebat dari Suga, tapi dia banyak belajar dari seniornya itu. Memang sih, baik di komik maupun anime enggak dilihatin langsung kedekatan mereka, tapi entahlah aku biased atau apa, tapi menurutku Suga itu Kageyama's no.1 supporter dan Kageyama juga look up to Suga a lot.

Kayak adegan ini nih! Setelah hampir setahun bersama-sama, Kageyama akhirnya bisa mengungkapkan perasaannya tentang Karasuno, how he cherish his team and teammate. Suga sampai nangis because he's so proud of Kageyama huhuhu. Aaaah sayang banget sama kedua setter Karasuno ini T___T


Sebenarnya yaa kalau ngomongin karakter di Haikyuu!! tuh rasanya pengin ngenalin semua karakternya, bukan cuma dari Karasuno aja, tapi yang dari sekolah-sekolah lain pun semuanya menarik. Sebut aja dari sesama Miyagi ada Aoba Johsai dengan kapten super ajaibnya, Oikawa Tooru, terus ada Ushijima Wakatoshi dari Shiratorizawa yang nakutin abis! Ada juga para tembok besi dari Dateko yang sebenernya pada konyol juga. Belum lagi tim-tim lainnya kayak Nekoma, Fukurodani, Inarizaki, Kamomedai... 

Ini tuh bikin berat baca/nonton Haikyuu!! tau enggak? Udah pasti aku pendukung Karasuno, tapi tiap ada tim yang mereka kalahin, selalu nangis hahaha kesel banget! Aku enggak paham gimana caranya Furudate Sensei bikin karakter-karakter yang nyaris semuanya adorable ini? Risetnya gimana, mikir ngasih sifat-sifat yang memorable begini ke karakter-karakternya gimana coba??

Oh iya, satu lagi nih soal karakter! Di komik genre sport yang karakter perempuannya sedikit, Furudate Sensei bisa banget menghadirkan karakter-karakter perempuan keren yang perannya mungkin sedikit tapi punya arti banyak. Selain Kiyoko dan Yachi yang munculnya reguler, ada Saeko, kakaknya Tanaka yang super keren itu! Ada juga manajer-manajer tim sekolah lain kayak Yukie dan Kaori dari Fukurodani atau Nametsu Mai dari Dateko, juga ada Mika, pacarnya Daisho dari Nohebi. Bahkan Nekoma yang enggak punya manajer cewek akhirnya dikasih keadilan punya dua supporter cewek super kece, Alisha kakaknya Lev dan Akane adiknya Taketora. Terus jangan lupakan si imut menggemaskan Hinata Natsu yang menurutku gedenya bakal mengikuti jejak sang kakak main voli juga!


Arc favorit aku dari Haikyuu!! adalah arc Tokyo training camp di mana sekolah-sekolah yang tergabung dalam Fukurodani Training Group mengadakan summer camp, dan kali ini Karasuno ikut karena diajakin pelatihnya Nekoma, Pak Nekomata. Naah kenapa aku suka banget arc ini? Karena dari sini lah terbentuk persahabatan antara Karasuno, Nekoma, Fukurodani dan walaupun enggak terlalu dibahas, juga sama Shinzen dan Ubugawa. Mau sampai kapan pun ngulang baca/nonton arc ini tuh enggak pernah bosan, selalu nyenengin!

Yang paling seru dari arc ini tentu saja adalah lahirnya the famous 3rd gym squad! Yang awalnya cuma karena kaptennya Fukurodani, Bokuto nyari orang buat bantuin dia latihan spike (secara anggota timnya yang lain udah capek duluan ngeladenin dia hahaha) dan Tsukki yang niatnya mau istirahat malah ketangkep sama mereka. Jadilah mereka malah tanding 3 on 3 alias Owl vs Cat di mana tim Owl ada Bokuto, Akaashi dan Hinata, terus di tim Cat ada Kuroo, Tsukki dan Lev.

Arc ini nih yang bikin aku tergila-gila sama Bokuto dan Akaashi dari Fukurodani huhuhu. Suka banget sama dinamiknya mereka. Bokuto si kapten yang berisik dan labil and somehow childish dan pawangnya, Akaashi yang literally lebih muda daripada dia tapi jauh lebih tenang dan dewasa, and the way he handle Bokuto aaaah gemaaass >.<

Oh iya selain 3rd gym squad, yang seru lagi adalah pas barbecue party di hari terakhir camp. Di situ kelihatan banget para tim yang jadi akrab selama training camp berlangsung. Mana kalau nonton di animenya kayak berasa gitu harum-harum barbecue-nya keluar dari layar hahaha lapar!!


Ngomongin komik sport tentu saja enggak boleh melupakan adegan pertandingan! Kebetulan semua pertandingan di Haikyuu!! ini seru-seru, bikin adrenalin terpacu dan menguras emosi tentu saja hahaha. Baca di komik aja udah deg-degan, ditambah lihat visualisasi di animenya, bener-bener kayak dari komik tinggal ditarik dibikin gerak, gimana enggak nangis-nangis nontonnya?

Daaan... kalau ditanya pertandingan favorit, aku bakal milih pertandingan antara Karasuno vs Nekoma tentu saja! Gila enggak kehitung berapa kali menghela nafas dan nangis selama baca (karena animenya belum sampai ke sini).  Boooyyy hubungan Karasuno dan Nekoma itu berawal dari generasi Kakek Ukai dan Pelatih Nekomata masih SMA! Persahabatan sekaligus persaingan super sehat mereka tuh aduh *chef's kiss* sekali lah :(( Bertahun-tahun enggak pernah ketemu di pertandingan resmi, bahkan sampai generasi Ukai Jr dan Naoi pun masih belum ketemu, dan akhirnya terwujud di generasi Hinata dan Kenma!

Di mataku, Karasuno dan Nekoma itu punya hubungan dekat kayak para pelatih mereka dulunya. Mereka saling mengagumi dan respek satu sama lainnya. Masih merinding rasanya kalau inget pas Yaku nunjuk Noya dan bilang hal semacam "Yu kamu selalu semakin hebat setiap kita ketemu" aaaahh atau pas Kuroo nanya ke Tsukki kayak "gimana, kamu menikmati voli kan sekarang?" banjeeeerrr wooy :(( apalagi Kenma, si pendiam yang biasanya jarang terlihat antusias, selama pertandingan ini tuh all out banget sampai akhir! Bahkan Kageyama sampai kaget dan dengan bodohnya bilang "Kozume Senpai ternyata bisa gerak juga?" ya menurut ngana aja Tobiooo >.<

Terus, aku kan lemah banget sama cerita persahabatan para cowok, di arc ini dilihatin awal mula Kenma main voli dan tentu saja itu atas peran seorang Kuroo! Aaaah lucu banget lah, mereka sahabatan dari kecil, Kenma si anak rumahan yang habisin waktunya dengan video games, diajakin Kuroo main voli dan bahkan sampai terjun ke dunia voli bertahun-tahun lamanya. Sayang banget sama dua anak kucing ini huhuhu.


Dan akhirnya Haikyuu!! udah mau tamat sekarang. Dengan arc terakhirnya yang mengejutkan! Tau-tau timeskip ke lima tahun setelah Hinata dan Kageyama lulus SMA!! Mereka main di liga nasional by the way dan ada di tim yang berbeda. Just like the start of the story, arc terakhir adalah pertandingan antara Hinata dan Kageyama. Aku udah kayak mamanya mereka aja, bangga banget rasanya lihat mereka udah bertumbuh dewasa dan berkembang sejauh ini T___T

Begitulah cerita kebersamaanku dengan Haikyuu!! yang belum lama-lama amat tapi sangat membekas. Udah lama banget sejak terakhir kali aku se-attached ini ke komik.

Aku membayangkan gimana yaa pas Furudate Sensei merancang karakter-karakternya ini? Enggak cuma Hinata dan Kageyama, tapi hampir semua karakter dia buat dengan masing-masing backstory dan perkembangan karakter yang sangat bagus. Pengin ngirim makanan sama karangan bunga sih buat Furudate Sensei rasanya, berterima kasih banget beliau udah bikin Haikyuu!! dengan semua karakternya ini.

Makasih banyak lho Sensei, ini masih enggak kebayang gimana nanti ditinggal Haikyuu!! enggak dapet update chapter tiap hari Minggu malem lagi...  :((

via GIPHY

Credit: semua gambar yang dipakai di sini adalah official art buatan Furudate Haruichi Sensei, rata-rata diambil dari Haikyuu Wiki dan capture-an manga.

Read More

#WorldBookDay2020 : Aku Dan Komik

Saturday, April 25, 2020

from pexels

Happy World Book Day for every bookworm all over the world!!

Aku udah lama enggak bahas tentang buku di sini. Jadi karena tanggal 23 April kemarin adalah World Book Day, jadi aku nulis hal yang berhubungan sama buku! Memang sih, buat sebagian orang komik itu enggak termasuk buku. Bahkan enggak sedikit juga aku ketemu orang yang berpendapat (and have the audacity to scold me) kalau baca komik itu cuma buang-buang waktu.

Menurutku, komik itu ya bagian dari buku juga. Sama-sama media untuk membaca kok. Mungkin kalau waktu kecil dulu enggak dikenalin komik, aku susah buat tertarik sama buku. Soalnya dulu baca buku cerita anak-anak bergambar pun maunya dibacain Ibu terus, males baca sendiri haha. Thanks to komik Doraemon Petualangan yang mengenalkan aku pada dunia baca-membaca ini.
Read More

Dari Olympus ke Gilingwesi, Perjalanan Membaca di Tahun 2016

Thursday, December 29, 2016


a glimpse of what I read in 2016

Kalau tahun lalu aku aku bikin postingan Series to Read in 2016, tahun ini aku enggak bikin list untuk itu karena terlalu banyak series yang pengin banget aku baca tahun depan. Lagian dari list kemarin yang terpenuhi cuma satu, jadi aku enggak mau deh PHP sama diri sendiri lagi tahun ini hahaha. Tapi senangnya, tahun ini reading challenge-ku di Goodreads berhasil dituntaskan, bahkan melibihi target awal yang aku bikin yeaay!

Tadinya aku cuma targetin 35 buku karena tahun lalu 40 buku enggak terpenuhi. Ternyata sampai bulan November, buku yang aku baca udah mencapai angka 35. Pas itu aku kepikiran, kayaknya bisa sih nyampe 40 buku di akhir tahun, jadi challenge-nya aku tambahin jadi 40 dan yeaay aku berhasil namatin 42 buku pada akhirnya! Senang! Enggak banyak sih, kalau dibanding teman-teman lainnya di Goodreads, tapi aku tetap senang hehehe.

Nah, sekarang aku mau merekap perjalanan bacaku selama tahun 2016 ini yang aku kasih judul "Dari Olympus ke Gilingwesi, Perjalanan Membaca di Tahun 2016". Judul postingan ini mewakili banget perjalanan membacaku tahun ini. Petualangan ke berbagai macam dunia, hebat kan? cuma elu sendiri kali yang bilang hebat. Mungkin enggak semua buku yang kubaca bakal kesebut semuanya disini karena bakal jadi panjang banget pasti, tapi aku bakal ceritain buku-buku yang menurutku spesial alias jadi favoritku.

Kalau diurutin dari bulan Januari, aku dibawa berpetualang sama Percy, Annabeth dan Grover ke Olympus, negeri para dewa dan dewi Yunani. Dan kemudian kenalan sama dewa-dewi Romawi juga lewat Jason Grace dan kru Argo II lainnya. Tahu enggak, aku berhasil menyelesaikan dua seriesnya Mr. Rick Riordan ditambah buku-buku pelengkap seriesnya tahun ini. Sebenarnya sih, aku udah pernah tahu petualangan Percy lewat dua filmnya, The Lightning Thief dan The Sea of Monster dan aku cukup suka dengan kedua film itu. Tapi setelah akhirnya aku memutuskan untuk baca bukunya, aku langsung kecewa sama filmnya yang plotnya dipangkas habis-habisan dari bukunya. Kabarnya sih, Mr. Riordan juga cukup kecewa dengan film-film yang diadaptasi dari buku-bukunya ini (maaf kalau misalnya aku salah baca sumber yaa).
Read More

What I Read: (Manga) Wolf Children Ame and Yuki

Sunday, July 5, 2015

Pengarang: Mamoru Hosoda
Ilustrasi: Yu
Penerbit: M&C!
Tahun Terbit: 2014-2015

Sinopsis:
Cerita dimulai dari Hana, seorang mahasiswi yang jatuh cinta pada seorang werewolf. Setelah menikah, mereka memiliki dua orang anak –Yuki yang lahir saat musim salju dan adik laki-lakinya, Ame yang lahir di musim hujan. Sayangnya tidak lama setelah kelahiran Ame, Sang Ayah tewas saat mencari makanan untuk anak-anaknya. Dengan tabungan peninggalan si werewolf, Hana membesarkan kedua anaknya yang setengah serigala sendirian. Bukan hal yang mudah membesarkan Yuki dan Ame yang belum bisa mengontrol diri kapan harus menjadi manusia dan kapan menjadi serigala. Hana bahkan bingung harus ke dokter umum atau dokter hewan sewaktu Yuki sakit. Hana akhirnya membawa mereka pindah dari tengah kota ke pedesaan yang sepi untuk menghindari para tetangga. Kehidupan mereka di desa berjalan cukup lancar hingga Yuki dan Ame mulai beranjak besar dan menghadapi masalah pada diri mereka masing-masing.
Read More