Bye Bye 20s

Saturday, February 9, 2019


Yeah I know it’s already too late to post this kind of writing, but I need to write this because if I don’t, it will stuck in my head forever haha. 

Menjelang pergantian tahun dari 2018 ke 2019 tuh rasanya kayak campur aduk dan bikin mikir banget. Kayak yang sering aku bilang, time flies so fast and it’s scary hahaha. Rasanya baru kemarin aku ulang tahun ke dua puluh, eh tanpa disadari tahun ini aku bakal ninggalin club 20s.

Okay, I have left the club already. Haha.

Ulang tahunku cuma berjarak satu minggu dari tahun baru. Jadi yah aku sudah resmi bergabung dengan club 30s sekarang dan aaah enggak rela banget rasanya hahaha. Memang sih, setiap ulang tahun pasti kepikiran “wah gue nambah tua lagi” tapi entahlah umur 30 ini rasanya beda aja gitu perasaan nambah tuanya.

Karena masuk umur 30 tuh rasanya kayak berat banget. Umur segini tuh bukan umur yang muda lagi, kayak aku bener-bener ditarik paksa masuk ke dunia orang dewasa padahal secara mental ya belum siap (terus ke mana aja selama ini enggak mempersiapkan diri?). Ibuku aja sampai menekankan kalau aku udah bukan anak-anak lagi pas ngucapin hahaha. But Mom, believe me I will never ready for this hahaha.

Read More

Throwback 2018, The Year Of Book Slump

Monday, December 31, 2018


Kalau udah sampai di penghujung tahun tuh rasanya waktu kayak berlalu cepat sekali yaa? Tiba-tiba langsung kepikiran “udah ngapain aja gue sepanjang tahun ini?” hahaha ini sih cuma yang hobi proscatinate aja ya kayaknya yang mikir begini, termasuk aku hahaha (padahal dalam hati nangis). 

Tahun 2018 bisa dibilang mixed feeling.  Di satu sisi banyak hal yang bikin aku senang tahun ini, tapi di sisi lain juga semua yang direncanakan di awal tahun yaa lagi-lagi banyak yang meleset. Meleset di sini bukan berarti gagal yaa, karena kalau kita throwback dari apa yang aku tulis DI SINI, sebenernya enggak berantakan-berantakan banget sih. Semuanya berjalan walaupun belum ada hasil yang terlihat. Tapi seenggaknya udah berjalan hahaha ngotot. Kecuali belajar Adobe Illustrator, itu bener-bener baru belajar sedikiiit banget karena aku enggak ada waktu huhu (padahal waktunya habis buat tiduran sama fangirlingan). 

Berhubung aku tipe orang yang slow (sangat slow malahan), aku biasanya enggak pernah ambil pusing dengan renca-rencana yang enggak berjalan lancar. Kayak yang udah berlalu ya udah aja berlalu gitu, enggak perlu terlalu dipikirin banget. Hehehe walaupun kadang ada suara-suara yang entah datang dari mana teriak "Umur berapa lo, masih berani-beraninya santai-santai!" hahahaha.

Nah, tapi ada satu hal yang aku highlight banget pakai stabilo warna oranye biar jreng, yaitu... tahun 2018 adalah tahun di mana aku membaca sedikit sekali buku. Haaaaaaahh...

Read More

Top 5 Thursday: Favorite Series I Watch in 2018

Thursday, December 27, 2018



Akhirnya setelah berjuta tahun lamanya, aku kembali dengan postingan Top 5 Thursday! Yeaay!! Sebenarnya dari awal aku ngeblog di sini, aku punya tema Top 5 Thursday tapi kayaknya baru bikin beberapa postingan aja hehehe. Dan mumpung ini bulan Desember, sekalian aja Top 5 Thursday ini aku gunakan sebagai rekap tontonan aku selama 2018, aku bagi dua jadi serial dan film. Berhubung kayaknya aku enggak akan mulai nonton serial baru lagi, jadi serial duluan yang dibahas deh. 

Tahun ini aku cukup banyak nonton serial dibanding tahun lalu, walaupun kalau dibandingin sama jumlah yang ditonton para pecinta serial yaa termasuknya pasti sedikit hehe. Aku bukan tipe orang yang langsung nonton serial baru tiap serial sebelumnya tamat, soalnya capek hehe. Dan aku enggak suka nonton serial yang masih on going, enggak suka dibikin nunggu dengan rasa penasaran, jadi aku bakal nonton kalau episodenya udah lengkap. 

Oh, by the way ada sembilan judul serial yang aku tonton sepanjang tahun ini; Crisis: Special Security Squad (10 episode), Revolutionary Love (16 episode), Border (9 episode + 1 special episode), Hwayugi (20 episode), Unnatural (10 episode), Anone (10 episode), Final Fantasy XIV: Dad of Light (7 episode), Hana Nochi Hare (11 episode), The End of The F***ing World (8 episode). Dan sebenarnya ada dua judul lagi yang aku tonton tapi sayangnya enggak aku tamatin karena bosan hehe. 

Daaan… kesembilan serial yang udah aku tamatin ini semuanya baguuus. Ya iyalah kalau enggak bagus sih enggak akan tamat nontonnya hahaha. Agak susah cuma milih lima tapi males juga kalau bahas semuanya sekaligus hahaha. Oh satu lagi, serial yang aku sebut di sini adalah serial yang aku tonton di tahun 2018, bukan yang tayang di tahun 2018 karena beberapa judul udah rilis sejak bertahun-tahun yang lalu. So here we come, Top 5 series I watched this year! 

Read More

30-Day Song Challenge (But Finished in One Day)

Saturday, December 1, 2018

Aku udah lama sebenernya mau ikutan challenge yang cukup sering nongol di twitter ini, tapi... lupa hahahaha. Terus biasanya aku juga suka berhenti di tengah jalan setiap kali ikutan challenge macam begini hahaha jadi kayaknya lebih baik challenge-nya diposting di sini aja deh dalam sekali jalan. Plus, it's been a while since the last time I talk about music in this blog hehe.

Oh ya by the way aku enggak tahu asal mula challenge ini dari mana, beberapa following aku di twitter pernah ikutan challenge ini jadi pengin juga ikutan deh.


Okay then, enjoy!
Read More

Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald, Is It Worth To Watch?

Friday, November 23, 2018

I think this is the coolest poster of film ever, i love it so much | picture credit to collider.com

Perlu digarisbawahi, yang tertulis di bawah ini kayaknya bukan review, melainkan curhatan dari seorang Potterhead yang dibikin pusing tujuh keliling sama isi kepala Mrs. J.K. Rowling.


SPOILER ALERT. 

Fantastic Beasts: The Crimes Of Grindelwald adalah film yang udah aku tunggu-tunggu sejak 2016 setelah nonton film pertamanya, Fantastic Beasts and Where to Find Them. Apapun yang berasal dari Wizarding World-nya ibunda J.K. Rowling adalah wajib hukumnya untuk ditonton buatku. Dan syukurlah bisa nonton di hari pertama tayang huhuhu aku hampir nangis saking terharunya pas temanku ngabarin udah dapet tiket :(( 

Buat yang udah lupa cerita film pertamanya, bisa kok tengok sedikit review yang aku tulis walaupun mungkin enggak banyak membantu hehehe DI SINI. Atau yaa tonton lagi aja biar beneran inget haha.

The Crimes of Grindelwald dimulai dengan Gellert Grindelwald (Johnny Depp) yang berhasil kabur dari pengawasan MACUSA. Belum apa-apa kita udah disuguhi adegan kabur dari penjara sihir yang sangat epic dan menyilaukan (beneran silau). Dan dalam waktu singkat, Grindelwald pun mulai mengumpulkan para pengikutnya dan menyusun rencana-rencana untuk membawa dunia sihir ke arah yang dia yakini sebagai The Greater Good di Paris, Perancis. 

Sementara di Inggris, kita dihadapkan pada Newt Scamander (Eddie Redmayne) yang sedang berusaha mendapatkan kembali izin untuk bepergian keluar negeri. Pihak Kementrian Sihir kemudian bernegosiasi, Newt bisa bepergian keluar negeri lagi asalkan dia mau menjalankan tugas yang diberikan oleh Kementrian Sihir, yaitu mencari keberadaan Credence Barebone (Ezra Miller). Yang tentu saja akhirnya dia tolak.  Ada yang ingat Credence, si anak laki-laki berpenampilan culun yang menjadi obscurus dan diceritakan hancur saat diserang bersamaan oleh MACUSA? Seperti yang udah kita duga di akhir film pertama, Credence masih hidup dan berhasil kabur sampai ke Paris.
Read More