30-Day Song Challenge (But Finished in One Day)

Saturday, December 1, 2018

Aku udah lama sebenernya mau ikutan challenge yang cukup sering nongol di twitter ini, tapi... lupa hahahaha. Terus biasanya aku juga suka berhenti di tengah jalan setiap kali ikutan challenge macam begini hahaha jadi kayaknya lebih baik challenge-nya diposting di sini aja deh dalam sekali jalan. Plus, it's been a while since the last time I talk about music in this blog hehe.

Oh ya by the way aku enggak tahu asal mula challenge ini dari mana, beberapa following aku di twitter pernah ikutan challenge ini jadi pengin juga ikutan deh.


Okay then, enjoy!
Read More

Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald, Is It Worth To Watch?

Friday, November 23, 2018

I think this is the coolest poster of film ever, i love it so much | picture credit to collider.com

Perlu digarisbawahi, yang tertulis di bawah ini kayaknya bukan review, melainkan curhatan dari seorang Potterhead yang dibikin pusing tujuh keliling sama isi kepala Mrs. J.K. Rowling.


SPOILER ALERT. 

Fantastic Beasts: The Crimes Of Grindelwald adalah film yang udah aku tunggu-tunggu sejak 2016 setelah nonton film pertamanya, Fantastic Beasts and Where to Find Them. Apapun yang berasal dari Wizarding World-nya ibunda J.K. Rowling adalah wajib hukumnya untuk ditonton buatku. Dan syukurlah bisa nonton di hari pertama tayang huhuhu aku hampir nangis saking terharunya pas temanku ngabarin udah dapet tiket :(( 

Buat yang udah lupa cerita film pertamanya, bisa kok tengok sedikit review yang aku tulis walaupun mungkin enggak banyak membantu hehehe DI SINI. Atau yaa tonton lagi aja biar beneran inget haha.

The Crimes of Grindelwald dimulai dengan Gellert Grindelwald (Johnny Depp) yang berhasil kabur dari pengawasan MACUSA. Belum apa-apa kita udah disuguhi adegan kabur dari penjara sihir yang sangat epic dan menyilaukan (beneran silau). Dan dalam waktu singkat, Grindelwald pun mulai mengumpulkan para pengikutnya dan menyusun rencana-rencana untuk membawa dunia sihir ke arah yang dia yakini sebagai The Greater Good di Paris, Perancis. 

Sementara di Inggris, kita dihadapkan pada Newt Scamander (Eddie Redmayne) yang sedang berusaha mendapatkan kembali izin untuk bepergian keluar negeri. Pihak Kementrian Sihir kemudian bernegosiasi, Newt bisa bepergian keluar negeri lagi asalkan dia mau menjalankan tugas yang diberikan oleh Kementrian Sihir, yaitu mencari keberadaan Credence Barebone (Ezra Miller). Yang tentu saja akhirnya dia tolak.  Ada yang ingat Credence, si anak laki-laki berpenampilan culun yang menjadi obscurus dan diceritakan hancur saat diserang bersamaan oleh MACUSA? Seperti yang udah kita duga di akhir film pertama, Credence masih hidup dan berhasil kabur sampai ke Paris.
Read More

Nonton Aruna & Lidahnya Ditemenin Perut Keroncongan

Friday, October 12, 2018


Empat tahun yang lalu, waktu novel Aruna & Lidahnya baru terbit, aku sempat tertarik banget setelah baca sinopsisnya. Secara kan aku tukang makan, novel yang membahas makanan terdengar menarik tentu saja. Tapi entah gimana ceritanya, kenginan untuk beli novel Aruna & Lidahnya tergantikan oleh keinginan yang lain ahaha memang suka plin-plan nih anaknya.

Dan pas dengar Aruna & Lidahnya diangkat ke layar kaca, dengan jajaran pemain super kece, aku sempat nyesel karena belum baca novelnya dan berencana untuk baca dulu sebelum nonton filmnya nanti. Tapi apa yang terjadi saudara-saudara…? Akhirnya aku nonton filmnya tanpa baca bahkan belum jadi beli novelnya hahaha.

Tapi kalau filmnya sih, memang udah diniatin banget wajib nonton. I never skip Nicholas Saputra’s movie anyway. Tapi alasan utama mewajibkan nonton Aruna & Lidahnya yaa karena ide ceritanya sih, keberadaan Mas Nico mah cuma bonus aja hahaha preet!

Aruna & Lidahnya bercerita tentang Aruna (Dian Sastrowardoyo), seorang ahli wabah yang sangat sangat mencintai makanan. Aruna ini semacam punya obsesi mencari resep nasi goreng buatan Mbok Sawal, pembantunya sewaktu dia kecil sementara dia udah enggak tahu di mana keberadaan Mbok Sawal sekarang. Lalu kemudian Aruna ditugaskan oleh bosnya untuk menginvestigasi kasus flu burung yang dicurigai mewabah di beberapa kota di Indonesia. Nah kepergian Aruna untuk tugas ini dia manfaatkan sekalian untuk kulineran di kota-kota yang dia datangi. Bersama dua sahabatnya, Bono (Nicholas Saputra) dan Nad (Hannah Al Rashid), ditambah tamu yang enggak disangka-sangka, Farish (Oka Antara) yang mantan teman sekantor Aruna sekaligus cowok yang bikin Aruna naksir-naksir sebel.
Read More

Digimon Adventure tri. - The Nostalgic New Adventure of Digidestined

Sunday, September 30, 2018


Satu dari kartun hari Minggu yang paling membekas bahkan sampai aku setua ini kayaknya rata-rata memang membekas deh adalah Digimon Adventure. Kalau enggak salah dia tayang di tivi Indonesia sekitar tahun 1999/2000. Ceritanya tentang petualangan anak-anak yang disebut sebagai Anak-anak Terpilih (Chosen Children) yang tersedot masuk ke dalam dunia digital dan bertemu dengan para monster imut yang kemudian menjadi partner mereka. Dan kisah para anak-anak Terpilih ini kembali dilanjutkan di tahun 2001 dengan judul Digimon Adventure 0.2 yang bersetting tiga tahun setelah kejadian di Digimon Adventure dengan tambahan beberapa karakter baru.

Buatku Digimon itu spesial banget. Kalau ibarat martabak, telurnya ada tiga hehehe. Bahkan setelah kartunnya selesai tayang di tivi, aku masih koleksi beberapa DVD-nya dan ditonton setiap tahun. Sayangnya DVD yang aku punya enggak lengkap karena dulu memang dijualnya satuan isi dua atau tiga episode gitu, aku lupa. Untungnya pas kuliah, aku mulai mengenal dunia download-mendownload jadi aku bisa koleksi keseluruhan episode Digimon Adventure dan Digimon Adventure 02 buat ditonton setiap kangen. And believe it or not, the spark is always there everytime I re-watch every episodes, just like the first time. Huhuhu nulis beginian aja mau nangis :p

Daaan… di tahun 2015, Toei Animation ngumumin sesuatu yang bikin aku kegirangan banget! Jadi sebagai perayaan untuk 15th anniversary Digimon Adventure, mereka ngeluarin series baru yang merupakan lanjutan petualangan Taichi, Agumon dan kawan-kawan dengan judul Digimon Adventure tri. Lho, perayaannya kan tahun 2015 kok baru dibahas sekarang? Ya karena seriesnya berjalan saaaangat lama dan total 26 episode dibagi menjadi enam seri tuh baru selesai tahun ini. Ini beneran petualangan panjang banget deh!

Sumpah yaa kenapa Toei Animation enggak sekalian aja bikin serial sebanyak 26 episode sih, kenapa harus dipotong-potong?

Dan saking panjangnya petualangan bersama anak-anak terpilih di Digimon Adventure tri. ini, aku sampai bingung mau bahas apa aja hahaha. Ceritanya bakal aku bahas garis besarnya aja supaya enggak terlalu spoiler buat yang belum nonton deh. Anyway, postingan ini kayaknya bakal panjang banget jadi yah kalau enggak mau lanjut baca aku maklumi kok hehehe.

Read More

Mana Enak Enggak Pakai Sambel?!

Sunday, September 23, 2018


Judul postingan ini mewakili banget setiap komentar yang aku dapet dari orang-orang yang sering makan bareng aku. Ya, you can judge me but I really cant stand spicy food, even saos sambal. Kenapa? Yaa karena memang enggak pernah dipaksakan untuk suka pedas dari kecil. Di rumah, dari dulu cuma ibu aku kayaknya yang suka makanan pedas, sementara bapak baru-baru ini aja suka pedas setelah nyobain cabe hasil kebunnya sendiri. Mungkin kapan-kapan aku harus nyobain nanam cabe sendiri kali yaa kayak bapak hahaha. 

Jadi, sebenernya aku nulis ini karena aku cukup terganggu dengan komentar orang yang itu-itu lagi setiap makan bareng aku. Aku merasa kayak mereka tuh tahu aku enggak suka pedas, tapi lihat aku makan enggak pakai sambel selalu dikomentarin begitu lagi dan lagi. Sengaja buat ngeledek apa gimana, enggak tahu. 

Sebagai pengetahuan khusus hahaha, aku enggak suka makan pedas. Bukan karena masalah perut atau tenggorokan, tapi memang enggak kuat aja. Aku pernah nangis makan rendang yang kata penjualnya enggak pedas, tapi ternyata begitu masuk mulut yang kerasa cuma cabenya aja hahaha. Call me weird, tapi mie ayam, pecel lele, ayam goreng, nasi padang, seblak dan segala makanan yang seharusnya mengandung cabe/sambel, aku makan tanpa cabe satupun. Aku cuma tahan merica dan saos sambelnya Hokben (saos sambelnya Hokben pakai apa ya btw?), selebihnya bye.

Cemen yaa? Hahahaha.
Read More