To Infinity And Beyond!

Sunday, August 4, 2019


Setelah nonton Toy Story 3 di tahun 2010 dulu, aku sama sekali enggak kepikiran kalau bakal ada lanjutan perjalanan Woody, Buzz, Jessie dan kawan-kawan. Kirain ya Toy Story 3 itu akhir dari cerita setelah Woody dkk berpindah tangan dari Andy ke Bonnie. Walaupun habis itu ada film-film pendek tentang petualangan Woody dkk bareng Bonnie (ada dua ya kalau enggak salah), tetap enggak kepikiran bakal ada Toy Story 4.

Sampai akhirnya berita kalau Toy Story 4 beneran dibuat, kaget lho kok ternyata masih ada lanjutannya haha. 

Bukannya excited, yang kepikiran pas dengar bakal ada Toy Story 4, aku malah mikir mau nyeritain apa ya? Bahkan setelah lihat teaser trailer (yang mereka ketawa-ketawa sambil pegangan tangan kayak di gambar pembuka di atas) aku masih setengah mikir, mau nyeritain apa ya di film keempat? 

Terus di teaser tersebut ada sebentuk mainan baru tidak dikenal (read: Forky), baru mikir apa ini bakal kayak Toy Story pertama di mana Woody bakal jealous karena ‘anaknya’ lebih sayang ke mainan baru? Kok kurang menarik hahaha… tapi mau se-enggak menarik apapun gambaran Toy Story 4 di kepalaku waktu itu, yang jelas aku bakal tetap nonton dong, soalnya kan I grew up together with Andy hehehe.
Read More

All Time Favorite Romcom Movies

Thursday, June 27, 2019



Ini enggak salah nih, seorang aku ngomongin romcom hahaha. Ini gara-gara minggu lalu enggak sengaja lihat Instagram Story-nya Mbak @byputy yang lagi ngobrolin romcom, jadi kepikiran sebenarnya dulu ada masa di mana aku keranjingan banget sama romcom, baik dari film, serial ataupun novel. Yang sebenarnya mungkin kalau sekarang dibaca atau ditonton ulang jadinya malah cringe hahaha.

Tapi yaa enggak semuanya jadi cringe juga sih, karena gini-gini jiwa romantisku masih ada sedikit. Sedikit, oke. Walaupun kalau baca novel romantis udah hampir enggak kuat, karena daya imajinasiku akan hal-hal romantis udah sangat pudar, tapi kalau sekedar nonton yaa kadang masih suka lah. Asalkan bukan drama yang episode-nya di atas 20-an, menyerah saya!
Read More

50 Questions To Get To Know Me Better

Tuesday, June 4, 2019


Wow aku semacam menelantarkan blog akhir-akhir ini ahaha. Padahal sebenarnya banyak yang mau dan harus ditulis tapi yah, kadang kalau kita banyak maunya malah enggak ada yang kekerjain ya kan hahaha.

Sooo biar blog ini enggak kelihatan kayak enggak keurus banget, aku mau coba ikutan eksis ala para blogger lainnya dengan bikin postingan get to know me better hahaha. Sering lihat (dan aku cukup suka) fellow blogger bikin postingan macam ini dan sepertinya menyenangkan. Dan berhubung aku juga belum pernah bikin postingan yang semacam ini, boleh lah yaa sekali-sekali. 

By the way aku nemu 50 Questions ini random dari Tumblr. The questions are all in English, but I will answer mostly in Bahasa Indonesia because you know, my English is not that good hahaha. So, if you don’t mind, let’s do this :D
Read More

Hello The Old Taylor, Are You Back From Death?

Sunday, May 5, 2019


"I'm sorry, the old Taylor can’t come to the phone right now?" 
"Why? Oh, ‘Cause she’s dead!"

Masih ingat kan sama quote yang muncul di tengah-tengah lagu Look What You Made Me Do, single pertama dari album Reputation? Yes, di album Reputation itu image Taylor bener-bener beda banget sama album-album sebelumnya, enggak cuma dari penampilannya, lagu-lagunya juga. Dan itulah masa-masa di mana aku cuma bisa menghela nafas sedih karena kok rasanya susah banget buat suka sama image baru Taylor hahaha.

Tapi aku tetap happy karena Taylor masih bermusik dan surprisingly malah bisa suka suka sukaaa banget sama Reputation Stadium Tour hahaha.

Daan… tanggal 13 April 2019 adalah salah satu hari bersejarah buat para Swifties karena Taylor tiba-tiba bikin countdown via web official-nya dan instagram story. Countdown yang disetting untuk 13 hari setelah tanggal 13 April dengan background pastel dan sedikit gliter-gliter warna lembut juga. Dan pas lihat itu (pertama lihat di instastory) aku langsung kepikiran TS7 dan jelas doong langsung girang banget!

Read More

Top 5 Thursday: Game Of Thrones Episodes That Broke My Heart

Thursday, March 7, 2019


Berhubung dua hari belakangan ini diserang habis-habisan sama konten Game Of Thrones—mulai dari edisi spesial majalah Entertainment Weekly dilanjut official trailer season 8 alias finale season—yang tentu aja bikin mabok yaa huhuhu, jadi aku memutuskan untuk menulis sesuatu tentang the most epic TV series ini. Sekalian kan menyambut finale season yang bakal mulai tayang tanggal 14 April nanti. Cant hardly wait! 

Terus kenapa kok yang dibahas malah episode yang bikin patah hati? Ya karena aku tahu aku bakal banyak patah hati di season 8 nanti, jadi tulisan ini semacam latihan mental menghadapi episode-episode penuh broken heart yang akan segera dimulai bulan depan hahaha. Kebetulan aku juga lagi marathon rewatch dari season satu nih, jadi sekalian deh bahas yang udah lewat hahaha. 

Semua penonton Game Of Thrones mungkin punya kesamaan ya, patah hati pertama kita adalah saat Ned Stark dieksekusi di depan masyarakat Westeros dan dilihat oleh kedua putrinya. Bohong deh kalau enggak patah hati pas episode ini, di mana orang yang kita pikir adalah pemeran utama, yang akan mengubah segalanya, malah mati duluan begitu aja dan tanpa ada perlawanan. Reaksiku pas nonton episode ini bengong sampai credit title berjalan kayak baru disadarin “kok gini sih?” hahaha. Dari sini lah kita semua disadarkan kalau Game Of Thrones ini bukan serial kolosal biasa. 

Warning buat yang sama sekali belum pernah nonton serial Game Of Thrones tapi berniat mulai nonton, atau yang lagi nonton tapi masih di season-season awal, ini bakalan jadi major spoiler lho yaa. Jadi kalau memang enggak mau kena spoiler, yes you’ve been warned hahaha. 

By the way aku enggak ngurutin dari least broken heart to most broken heart karena semuanya bikin patah hati hahaha, jadi aku urutin berdasarkan season dan episode-nya saja. So, this is the top 5 Game Of Thrones episodes that broke my heart:
Read More