![]() |
| official poster for Ada Apa Dengan Cinta? 2 | image from google |
Waktu ada desas-desus Ada Apa Dengan Cinta? mau dibikin sekuelnya, aku langsung “Wah, serius?”. Pada tahu dong sebelum akhirnya Ada Apa Dengan Cinta? 2 ini resmi dibuat, duluan ada short drama dari Line? Yes, short dramanya berhasil bikin aku senyum-senyum dan kembali fangirlingan, nostalgia ke masa-masa SMP waktu AADC yang pertama baru tayang di bioskop dulu. Jelas dong waktu sekuel benerannya bener-bener dibuat (ini agak gimana sih kalimatnya) aku termasuk satu dari banyak orang yang menanti-nanti. Walaupun waktu itu aku nggak berani berekspektasi tinggi sih, karena aku kayak punya keyakinan film pertamanya tak tertandingi hehe.
AADC yang pertama itu tayang tahun 2002. Aku masih kelas dua SMP tuh ngomong-ngomong (memang ada yang nanyain?). Dan film ini jadi film pertama yang aku tonton di bioskop bareng temen-temen, biasanya nonton bioskop bareng orangtua atau tante. Aku nggak inget sih, dulu kenapa sampai nonton ini secara kan aku bukan tipe yang update sama film-film kayak gini. Apalagi waktu itu film Indonesia yang booming baru sedikit. Eh giliran udah nonton, malah naksir tergila-gila sama Rangga alias Nicholas Saputra deh. Dan sampai sekarang, dia masih jadi aktor Indonesia terfavoritku dari sedikit aktor Indonesia yang aku suka :p
Oke, balik lagi ke AADC2. Aku baru nonton seminggu setelah film-nya tayang di bioskop. Gila yaa antriannya luar biasa bok. Ceritanya sendiri berjarak 14 tahun sejak film pertamanya. Tapi nggak persis seperti yang aku kira. Aku mikirnya sejak pindah ke New York, Rangga bener-bener nggak pernah hubungin Cinta lagi. Ternyata... hehe tonton sendiri aja deh. Tapi walaupun nggak sesuai perkiraan, aku tetap suka banget sama jalan cerita film ini walaupun menurut beberapa temen yang juga nonton, katanya boring sih. Hmm btw mungkin ini bukan review yaa, aku cuma mau sharing aja hal-hal yang aku suka dari AADC2 ini.






