Wednesday, December 7, 2016

Another Great Weeks With Demigods


Seven half-bloods shall answer the call.
To strom or fire the world must fall.
An oath to keep with a final breath.
And foes bear arms to the doors of death.

Yang udah tamat seri Percy Jackson and The Olympians (PJO) pasti/mungkin masih ingat sama ramalan yang disebutin Rachel Elizabeth Dare di buku terakhir, The Last Olympian. Yak bener, petualangan Percy dan teman-temannya belum berakhir. Now, let me tell you about the new adventures with our beloved demigods. (enggak baru juga siih ini bukunya udah cukup lama :D). 

Sejak baca The Lightning Thief (buku pertama PJO), aku udah menobatkan diri sebagai fans Rick Riordan. Kayaknya aku kena jampi-jampi deh, sampai kesengsem banget sama tulisannya Sir Riordan haha. Feeling yang aku dapat tuh mirip kayak waktu pertama kali baca Harry Potter and the Sorcerer’s Stone. Jadi setelah menyelesaikan series PJO, tanpa ragu aku langsung cari series lanjutannya, The Heroes of Olympus. Syukurlah di Togamas masih lengkap series ini. 

Walaupun di buku pertama kita enggak akan ditemani oleh kekonyolan Percy, tapi tenang aja, Percy dan Annabeth tetap jadi salah dua peran utama kok di series ini. Hanya aja kali ini mereka harus berbagi panggung dengan kelima demigod teman baru kita: Jason Grace, Piper McLean, Leo Valdez, Hazel Levesque dan Frank Zhang. Enggak sulit sama sekali buat jatuh hati sama ketujuh demigod yang disebut-sebut dalam ramalan tadi kok. Karakter dan cerita tentang mereka adorable banget. Ah ya, ada tiga tokoh penting lagi yang enggak boleh dilupakan dari series ini; Coach Hedge si satir tua yang hobi marah-marah, Reyna Ramirez-Arellano sang praetor Perkemahan Jupiter (perkemahan untuk para demigod Romawi), dan my favorite demigod ever, Nico di Angelo. Selain itu kita juga diperkenalkan sama kepribadian atau aspek lain dari para dewa-dewi Yunani, yaitu aspek Romawi mereka. Jadi series ini diwarnai oleh mitologi Yunani dan Romawi. Makin seru kaan?

Seperti yang udah aku bilang waktu ngereview The Lost Hero, cerita di The Heroes of Olympus ini lebih kompleks daripada PJO. Selain anak-anak demigod yang udah mulai dewasa, musuh mereka juga berkali lipat lebih mengerikan dibanding series sebelumnya. Yap, disini mereka dihadapkan pada teror dari Gaea alias Dewi Bumi yang mulai terbangun dari tidur panjangnya dan tiba-tiba punya rencana hebat untuk menghancurkan dunia dan membinasakan manusia. Kebangkitan Gaea ini berpengaruh besar terhadap dewa-dewi yang jadi terganggu dengan kepribadian Yunani dan Romawi mereka. Jadi hampir semua pertarungan yang dihadapi para demigod disini sangat minim bantuan dari para dewa-dewi (walaupun di series sebelumnya, bantuan dari para dewa-dewi juga enggak banyak sih). Ditambah para monster yang lebih susah dibunuh karena di Tartarus sendiri terjadi kekacauan.



my Indonesian version of The Heroes of Olympus

Selama di PJO, kita selalu ditemani sama Percy yang konyol dan otak ganggangnya enggak ada ampun. Kita juga dikenalkan sama love interestnya Percy, sang putri Athena, Annabeth Chase yang jenius dan bijaksana (sangat berbanding terbalik sama Percy). Nah, di The Heroes of Olympus ini, kita bakal dapat lima teman baru yeaay! Di The Lost Hero, kita dipertemukan dengan Jason Grace si tampan yang bisa mengendalikan angin dan memanggil petir, Piper McLean dengan kemampuan charmspeak-nya yang wow, dan Leo Valdez yang hiperaktif dan kekonyolannya patut disandingkan dengan Percy. Dan di buku kedua, kita ketemu lagi dua demigod lainnya dari Perkemahan Jupiter; Hazel Levesque yang bisa memanggil benda-benda berharga dari dalam tanah, dan si pengubah wujud, Frank Zhang yang kikuk tapi enggak boleh diremehkan kemampuannya.

Setelah di buku pertama kita disuguhkan perjalanan Jason, Leo dan Piper untuk menyelamatkan Hera, di buku kedua kita akan berpetualang bersama Percy, Hazel dan Frank yang bertugas untuk mencari “Kematian”. Baru di buku ketiga, The Mark of Athena, ketujuh demigod; Percy, Jason, Annabeth, Leo, Piper, Hazel dan Frank akan berkelana bersama ke negeri Yunani kuno untuk mencegah kebangkitan Gaea, dikawal oleh Coach Hedge. Mereka menaiki Argo II yang dirakit oleh Leo setelah menyelesaikan misi di The Lost Hero. Cobaan yang mereka hadapi selama perjalanan enggak kunjung berhenti, musuh-musuh selalu berdatangan dan misi demi misi tak terduga terus memperlambat perjalanan mereka. Sementara Gaea semakin sadar.

Awalnya aku agak sulit membayangkan kalau musuh utama para demigod adalah Gaea sang dewi bumi. Hmm gimana ya, jadi kayak mereka melawan bumi itu sendiri sementara mereka hidup di atas bumi. Dia bisa aja kan dalam tidurnya bikin gempa dan menelan para demigod ke dalam perut bumi, selesai deh terus kalau gitu buku ini cuma selesai di buku pertama. Aku juga sempat bingung sama nama-nama para raksasa/titan yang enggak ketulungan banyaknya, dan masalah dendam mereka terhadap para demigod. Ada satu kejadian sewaktu Percy dan Annabeth terjatuh ke Tartarus, disana mereka mendapatkan kutukan dari para arai. Jadi segala yang pernah mereka lakukan di masa lalu (mau yang baik dan terutama yang buruk) akan menyerang mereka sendiri. Percy dan Annabeth yang udah membunuh puluhan monster terkena kutukan sesuai perbuatan yang mereka lakukan pada para monster dulunya. Dan itu mengerikan banget!

fan art of the main character | credit to somebody on tumblr, I cant find the real source :(

Selain cerita yang lebih kompleks, musuh yang lebih susah dibunuh, dan petualangan yang semakin menegangkan, kadar romance di series ini juga lebih banyak dibanding di PJO. Selain Percy dan Annabeth yang akhirnya resmi jadian di The Last Olympian, kita ketambahan dua pasangan baru: Jason dan Piper, Hazel dan Frank. Mereka enggak kalah sweet dibanding Percabeth lah pokoknya. Walaupun tetap aja kayaknya Sir Riordan lebih banyak membahas misi-misi para demigod dibanding kisah lovey-dovey mereka. Dan di akhir series kita bakal ketambahan lagi dua pasangan baru *uhuk spoiler uhuk*

Aku pengin banget bahas satu-persatu karakter utama dalam series ini, tapi kayaknya bakal jadi panjaaang banget, lagian memang ada yang mau baca yah? Hahaha. Kalau ditanya siapa yang jadi favoritku di series ini, aku bakal jawab ketujuh demigod plus Nico dan Reyna. Even Coach Hedge dan Festus the dragon juga bakal kumasukkan sebagai favoritku disini. Seperti yang aku bilang tadi, mereka semuanya adorable dan setiap cerita tentang mereka enggak ada yang enggak menyentuh. Kadang aku sampai kebawa emosional sampai pengin lemparin buku-buku ini. tapi enggak jadi soalnya enggak tega. Tapi yang paling bikin aku emosional sih, Leo dan Nico. Terutama di dua buku terakhir, kejadian yang dialami dua anak yang sifatnya sangat bertolak belakang ini bener-bener mempermainkan emosiku hahaha.

Rasanya mau ngasih sepuluh jempol buat Uncle Riordan! Bayangin deh, series ini memiliki sudut pandang dari ketujuh demigod ditambah Nico dan Reyna. Memang sih, tetap pakai gaya bercerita orang ketiga, tapi dibagi-bagi ke dalam isi kepala setiap karakter. Dan hebatnya, kita sama sekali enggak dibuat pusing, malah jadi semakin mengenal lebih dalam dan tahu perkembangan yang dihadapi para jagoan kita. Hebat banget memang Uncle Riordan! Kayaknya kalaupun dia bikin buku dengan sudut pandangnya Nyonya O'Leary (anjing neraka temannya Percy) aku tetap bakal senang hati baca deh.

Oh ya, gara-gara series ini juga pandanganku terhadap Hercules dan Cupid berubah. Atau mungkin pengetahuanku tentang mereka yang memang sedikit, entahlah.

Niat awal pengin bikin review bukunya sendiri-sendiri, tapi yah gimana, ternyata aku anaknya kurang konsisten hahaha. Cuma kesampaian bikin reviewnya The Lost Hero doang. Soo if you like Percy Jackson and The Olympians series, you better read this series too. Tapi sebaiknya baca series ini setelah baca PJO sih, sayang soalnya cukup banyak kejadian atau obrolan yang ngajak nostalgia ke series sebelumnya. Kan kalau baca The Heroes of Olympus duluan, nanti malah kena spoiler cerita di PJO deh.

Dan kayaknya petualanganku dengan para demigod enggak berakhir disini. Gimana yaaa Sir Riordan udah ngeluarin series baru, The Trials of Apollo, yang disebut-sebut sebagai kelanjutan cerita para demigod. Dan walaupun kayaknya karakter utamanya bukan lagi Percy dan kawan-kawan, mereka tetap kebagian peran disini. Please take my money away Sir Riordan :D


Love,
Eya

2 comments:

  1. Aku dari dulu pengen baca tapi belum ada mood, huhuhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga baru 'kenalan' sama Percy tahun ini kok, dan langsung sreg :D kemarin jadi beli boxset-nya?

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...